Make Up Jadul: Mengungkap Pesona Kecantikan dari Era Lampau
Make up bukan hanya tentang menutupi kekurangan wajah, tetapi juga sebuah seni yang mencerminkan tren dan budaya di setiap zamannya. Salah satu tren yang kini mulai banyak diminati adalah make up jadul atau riasan yang terinspirasi dari gaya makeup era lama. Selain memberikan kesan unik dan berbeda, make up jadul juga menyimpan banyak cerita menarik tentang cara perempuan mempercantik diri di masa lalu.
Apa Itu Make Up Jadul?
Istilah “make up jadul” biasanya mengacu pada gaya rias wajah yang populer di masa lalu, seperti era 50-an, 60-an, 70-an, hingga 90-an. Gaya makeup tersebut memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dari tren modern saat ini. Misalnya, pada tahun 1950-an, bibir merah menyala dan alis tipis jadi favorit, sementara era 1980-an dikenal dengan warna-warna eyeshadow cerah dan blush on yang tegas.
Dengan mengadaptasi make up jadul, kita bisa mendapatkan tampilan vintage yang autentik sekaligus belajar menghargai evolusi kecantikan dari masa ke masa.
Ciri Khas make up jadul Berdasarkan Era
1. Make Up Era 1950-an
Era ini merupakan masa keemasan Marilyn Monroe dan Audrey Hepburn. Ciri khas make up tahun 50-an meliputi:
- Bibir Merah: Warna bibir merah darah menjadi simbol feminitas dan keberanian.
- Alis Melengkung Tipis: Alis dibuat rapi dengan lengkungan yang jelas namun tipis.
- Eyeliner Sayap: Eyeliner hitam dengan ujung yang memanjangkan mata tampak sangat populer.
- Wajah Bersih dan Matte: Foundation yang digunakan cenderung membuat wajah tampak matte tanpa kilap.
Contoh praktis: Jika ingin tampil dengan make up 50-an, kamu bisa mulai dengan menggunakan lipstick merah marun, eyeliner cair dengan ujung yang mengembang, dan foundation matte. Jangan lupa setel alismu dengan pensil alis yang tajam dan tipis.
2. Make Up Era 1970-an
Era 70-an lebih fokus pada tampilan natural dengan sentuhan warna tanah seperti cokelat dan oranye kemerahan. Beberapa ciri utama:
- Eyeshadow Cokelat dan Oranye: Warna-warna hangat mendominasi tampilan mata.
- Blush On Merah Muda: Pipi tampak segar dan sedikit kemerahan.
- Alis Tebal dan Natural: Pergeseran dari alis tipis ke bentuk alis yang lebih natural.
- Rambut Panjang Bergelombang: Sebagai pelengkap, rambut bergelombang memberikan kesan alami.
Contoh praktis: Gunakan eyeshadow cokelat muda pada kelopak mata dan tambahkan blush on merah muda dengan sapuan ringan ke pipi. Biarkan alis tetap tebal dan rapihkan dengan gel alis agar terlihat natural.
3. Make Up Era 1980-an
Era ini dikenal dengan warna-warna makeup yang berani dan penuh ekspresi. Beberapa ciri khas:
- Eyeshadow Warna Cerah: Ungu, biru, pink terang sangat sering digunakan.
- Blush On Tebal: Pipi yang sangat menonjol dengan blush on warna terang.
- Lipstik Bold: Warna lipstik yang mencolok, termasuk merah cerah dan pink fuchsia.
- Rambut Model Besar: Rambut ikal dengan volume besar juga menjadi pelengkap gaya 80-an.
Contoh praktis: Kalau kamu ingin coba tampil ala 80-an, jangan ragu menggunakan eyeshadow warna biru tua dan blush on pink menyala. Padukan dengan lipstick merah menyala dan rambut yang dibuat ikal besar untuk kesan dramatis.
4. Make Up Era 1990-an
Era 90-an membawa tren make up yang lebih minimalis dan cool:
- Alis Tipis dan Ramping: Alis dibuat sangat tipis dengan ujung meruncing.
- Lipstik Warna Cokelat dan Nude: Warna cokelat gelap dan nude menjadi pilihan utama.
- Eyeshadow Matte: Biasanya memakai warna netral seperti cokelat muda atau abu-abu.
- Highlight Minimal: Make up yang terlihat matte dan sedikit kilap saja.
Contoh praktis: Pakai lipstick cokelat gelap dan alis tipis yang dibentuk dengan pensil alis. Gunakan eyeshadow matte warna nude dan bedak tabur agar wajah terlihat halus tanpa kilap.
Tips Praktis Menggunakan Make Up Jadul untuk Penampilan Sehari-hari
Meski terinspirasi dari gaya lama, make up jadul kini mudah diadaptasi untuk penampilan modern tanpa terlihat berlebihan. Berikut beberapa tips praktis yang bisa kamu terapkan:
1. Pilih Satu Fitur Fokus
Make up jadul biasanya menonjolkan satu bagian wajah, misalnya bibir merah terang atau alis tipis yang menonjol. Kamu bisa fokus pada satu area saja agar tidak terlihat berlebihan. Misalnya, jika ingin menggunakan lipstik merah 50-an, pilih eyeshadow yang natural dan alis yang rapi tanpa terlalu tebal.
2. Gunakan Produk dengan Formula Modern
Produk make up saat ini sudah jauh lebih nyaman dan tahan lama. Kamu bisa menggunakan lipstik, foundation, dan blush on dengan formula yang lebih ringan sekaligus mudah diaplikasikan sehingga tetap terlihat rapi dan natural. Puisi Kesunyian: Menyelami Makna dan Manfaatnya untuk
3. Sesuaikan dengan Bentuk Wajah dan Warna Kulit
Gaya make up jadul memang menarik, namun penting untuk menyesuaikannya dengan bentuk wajah dan warna kulitmu. Misalnya, jika kamu memiliki kulit gelap, warna lipstick merah klasik mungkin bisa dipilih yang sedikit lebih gelap agar lebih cocok.
4. Praktikkan Teknik Make Up dengan Benar
Teknik seperti mengaplikasikan eyeliner sayap atau membentuk alis sesuai gaya jadul memang perlu latihan. Cobalah banyak berlatih dan gunakan tutorial video sebagai panduan agar hasilnya maksimal.
Kenapa Make Up Jadul Kembali Populer?
Alasan popularitas make up jadul melonjak saat ini antara lain:
- Rindu Nostalgia: Banyak orang yang ingin menghidupkan kembali tren dari masa muda atau era yang dianggap ikonik.
- Unik dan Berbeda: Tampilan makeup vintage membuat penampilan terlihat beda dan menarik perhatian.
- Influencer dan Selebriti: Pengaruh selebriti yang sering tampil dengan gaya retro juga memicu peminat make up jadul.
- Fleksibilitas: Make up jadul bisa dikombinasikan dengan gaya modern untuk menciptakan tampilan unik dan segar.
FAQ – Pertanyaan Seputar Make Up Jadul
Apa saja produk make up yang wajib dimiliki untuk tampil dengan gaya jadul?
Produk utama yang wajib ada biasanya lipstik merah atau cokelat, eyeliner cair untuk membuat garis mata yang presisi, blush on warna natural atau cerah sesuai era, serta pensil alis untuk membentuk alis. Selain itu, foundation matte juga penting agar hasil riasan terlihat halus dan tahan lama.
Apakah make up jadul cocok untuk semua jenis kulit?
Pada dasarnya, make up jadul dapat disesuaikan dengan berbagai jenis kulit. Namun, pemilihan warna dan produk harus mempertimbangkan warna dan jenis kulit agar hasilnya natural dan tidak berlebihan.
Bagaimana cara membersihkan make up jadul yang tebal agar tidak merusak kulit?
Sebaiknya gunakan pembersih make up yang lembut dan mampu membersihkan riasan tebal, seperti micellar water atau oil cleanser. Setelah itu, bersihkan wajah dengan sabun wajah yang sesuai jenis kulit dan gunakan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit.
Apakah make up jadul bisa dipakai sehari-hari?
Bisa, jika kamu menyesuaikan tingkat intensitasnya. Misalnya, untuk pemakaian sehari-hari kamu dapat mengurangi ketebalan blush on dan memilih warna lipstik yang lebih soft agar tampilan tetap natural namun tetap ada sentuhan vintage.
Apakah ada tutorial video yang bagus untuk belajar make up jadul?
Banyak tutorial make up jadul yang tersedia di platform seperti YouTube. Cari tutorial dengan gaya yang sesuai era yang kamu minati, misalnya tutorial make up 50-an ala Marilyn Monroe atau make up 80-an dengan warna cerah. Praktik secara rutin agar hasilnya maksimal. Wikipedia Bahasa Indonesia